Mahasiswa Akuntansi Universitas Widyatama Salurkan Donasi untuk Korban Bencana di Aceh Sumatera, dan Pasirlangu Cisarua Sebagai Wujud Kepedulian Sosial
Sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen terhadap nilai kemanusiaan, Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAAK) Universitas Widyatama melalui bidang Kesejahteraan Mahasiswa dan Pengabdian kepada Masyarakat (Kesma Pengmas) melaksanakan kegiatan penyaluran donasi bagi masyarakat terdampak bencana alam di beberapa wilayah, yakni Aceh Sumatera, serta Pasirlangu Cisarua.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata solidaritas mahasiswa Akuntansi Universitas Widyatama dalam membantu sesama yang tengah menghadapi musibah. Melalui penggalangan dana yang melibatkan partisipasi mahasiswa dan civitas akademika, HIMAAK berhasil menghimpun bantuan yang kemudian disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.
Penyerahan donasi untuk korban bencana alam di wilayah Aceh dan Sumatera dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2026. Total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp920.000 dan diserahkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandung sebagai lembaga penyalur bantuan terpercaya agar bantuan dapat diteruskan secara tepat sasaran kepada masyarakat terdampak.
Sementara itu, bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Pasirlangu, Cisarua dilaksanakan pada tanggal 26 hingga 29 Januari 2026. Dalam kegiatan tersebut, total donasi yang terkumpul sebesar Rp1.335.000. Dana yang dihimpun kemudian digunakan untuk pembelian berbagai kebutuhan logistik penting, seperti obat-obatan serta kebutuhan sehari-hari guna membantu meringankan beban masyarakat di lokasi terdampak.
Penyaluran bantuan ke Pasirlangu Cisarua dilakukan secara langsung oleh perwakilan bidang Kesma Pengmas HIMAAK. Kehadiran mahasiswa di lokasi tidak hanya membawa bantuan materiil, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral dan empati kepada masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit pascabencana.
Melalui kegiatan ini, HIMAAK Universitas Widyatama berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan rasa kemanusiaan terus tumbuh di kalangan mahasiswa. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada bidang akademik, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.


