Narasi UGM

Narasi UGM

narasi ugm

Universitas Widyatama ikut berpartisipasi dalam Gadjah Madha Accounting Day 2017 (GMAD 2017) yang diselenggarakan di Yogyakarta. Gadjah Madha Accounting Day 2017 merupakan ajang bergengsi yang selalu di adakan oleh Universitas Gadjah Madha setiap tahunnya. GMAD 2017 teridiri dari National Seminar, Youth Economic Conference, National Accounting Olympiad, Jogja Amazing Race dan Gathering Night

narasi ugm.

Universitas Widyatama mengikuti National Accounting Olympiad (NAO) yang merupakan kompetisi akuntansi nasional terbesar di Indonesia yang secara konsisten selalu berinovasi dengan konsep Olympiad Can Be Fun. NAO membuktikan bahwa olimpiadea kutansi yang dapat dikemas dalam bentuk permainan menarik yang menghadirkan atmosfer menyenangkan tetapi tidak kehilangan esensi dari kompetensi itu sendiri. NAO terdiri dari Tahap Online Preliminary (1/4/2017) dan Main Competation NAO (18-19/5/2017) yang terdiri Preliminary Top 35 dan 20, Semifinal Top 9, dan Final Top 3. Universitas Widyatama mengirimkan satu tim, beranggotakan tiga orang laki-laki yang bernama Muhammad Zaky Kesowo (21), Rifky Dinulhaq (21), dan Juannes Alfredo (20).

Pada Tahap Online Preliminary merupakan penyaringan peserta menjadi 35 tim terbaik untuk lanjut ke Main Competation NAO. Tahap ini diikuti 95 tim dari seluruh universitas se Indonesia dan Tim Widyatama masuk ke dalam 35 tim terbaik dengan peringkat ke-8 .Tahap ini kami diberikan enam tipe soal kasus akuntansi dengan jenis mata pelajaran yang berbeda, tahap ini kami diharuskan untuk menyelesaikan soal kasus tersebut dengan baik dan benar. Masuk babak Main Event NAO yaitu, Preliminary Top 35 yang merupakan tahap pertama babak preliminary yang akan dibagi menjadi tiga ronde untuk menguji kemampuan setiap tim baik secara individu maupun kelompok. Ronde pertama dikerjakan secara individu dengan tipe soal teka-teki silang (Crazy-Words Puzzle). Ronde kedua dikerjakan secara kelompok dengan tipe soal uraian (Write Your Ideas). Rode ketiga dikerjakan secara kelompok dengan tipe soal pilihan ganda (The Choice is Yours). Tahap ini menjadi dasar untuk menentukan? 20 tim terbaik yang akan melanjutkan Preliminary Top 20. Pada tahap tersebut Tim Widyatama masuk ke dalam 20 tim terbaik dengan peringkat ke- 17 . Pada Preliminary Top 20 yang terdiri dari dua ronde yang menguji kemapuan tim secara kelompok. Ronde Pertama dengan tipe soal uraian dan isian singkat (Lets Sing Together). Ronde Kedua dengan tipe soal uraian dan hitungan (You Complete Me). Tahap ini menjadi dasar menentukan 9 tim terbaik untuk masuk ke babak Semifinal. Namun, Tim Widyatama tidak dapat melanjutkan perjuangannya untuk menjadi yang terbaik karena, Tim Widyatama memperoleh peringkat ke- 12 dan tidak termasuk ke dalam 9 tim terbaik yang melanjutkan ke babak Semifinal.

Pada tahap Semifinal Top 9 yang telah terseleksi dari babak preliminary. Tahap Semifinal terdiri dari tiga ronde. Ronde pertama (Drag Me Down) akan menguji kemampuan dasar akuntansi dan ketepatan strategi yang akan di atur oleh setiap tim. Ronde kedua (Accounting Snake) akan menguji kemampuan dasar akuntansi serta kesigapan, kecepatan dan ketangkasan tim. Ronde ketiga (Pandora Box) akan menguji pengetahuan akuntansi????????? dan kekompakan dari setiap tim.Setelah itu, Top 3 dari Semifinal akan lanjut ke babak Final yang terdiri dari empat babak. Babak pertama (Super Deal) menguji keterampilan individu dari masing-masing tim peserta dalam menguasai materi akuntansi. Babak kedua (Find Your Destiny) menguji strategi dan kemampuan tim dalam menganalisis soal. Babak ketiga (How Fast Are You?) menguji kecepatan dan ketelitian peserta dalam menjawab soal yang diberikan. Babak keempat (Study Case) setiap tim akan diberikan studi kasus yang berhubungan dengan dunia akuntansi.

Mesikipun kami tidak masuk ke dalam babak selanjutnya, kami mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dari kegiatan ini. Karena kami bisa melihat persaingan antara universitas se Indonesia terutama di bidang Akuntansi. Kami dapat pembelajaran bahwa kita sebagai mahasiswa terutama di bidang akuntasi kita harus melihat dunia luar dan bukan hanya melihat lingkungan kita saja. Karena, persaingan di dunia luar terutama di bidang Akuntansi sangat luas dan itu dapat kita jadikan modal kita di dunia kerja yang kita akan hadapi nanti pada saatnya. Namun kami tidak akan pernah puas dengan hasil yang kami dapat dan kami akan selalu berusaha untuk mendapat hasil yang terbaik yang dapat membanggakan Universitas Widyatama dari universitas lainnya.